Bleach The Calamity: 10 Tahun Menunggu, Ini yang Terjadi Menuju Klimaks Ichigo vs Yhwach

Anime••5 min read
Bleach The Calamity: 10 Tahun Menunggu, Ini yang Terjadi Menuju Klimaks Ichigo vs Yhwach

Nggak kerasa, tanggal 22 Agustus kemarin genap satu dekade sejak chapter 686 nutup keseluruhan manga Bleach, dari Agustus 2016 sampai Agustus 2026 sekarang. Momennya juga pas banget karena bagian penutup, Thousand-Year Blood War - The Calamity, lagi tayang tiap Sabtu di platform resmi Indonesia kayak iQIYI, Bstation, Vidio, dan Prime Video. Saat ini udah sampai episode kelima dari total sepuluh episode, menuju grand finale 26 September nanti.

Buat saya, ini bukan cuma soal nostalgia. Ini kesempatan buat ngeliat gimana Kubo akhirnya nutup cerita yang di manga sendiri sempet dibilang "buru-buru" sama sebagian fans. Sejauh ini caranya nutup emang beda dari kebanyakan klimaks shonen yang biasa kita liat.

Genap 10 Tahun, dan Pas Banget Waktunya

The Calamity jadi part keempat sekaligus terakhir dari adaptasi Thousand-Year Blood War yang digarap Studio Pierrot, disutradarai Taguchi Tomohisa, dengan musik dari Sagisu Shiro. Kubo sendiri turun tangan langsung sebagai Chief Supervisor, dan dia udah bilang bakal ada materi orisinal yang nggak muncul di manga. Jadi meski kamu udah khatam manganya, tetep ada kejutan yang disiapin.

Satu hal yang menarik: kalau part 1 dan 2 masing-masing 13 episode, part 3 malah 14 episode, part 4 ini justru cuma 10 episode, paling pendek dari seluruh rangkaian TYBW. Buat saya ini kedengeran kayak keputusan sadar buat nge-pack cerita makin padat menuju akhir, bukan ngulur waktu kayak yang sering dikeluhkan orang soal anime shonen panjang lain.

Apa yang Udah Kejadian Sejauh Ini

Dari cerita yang udah digulirkan di episode-episode awal, Squad Zero, unit pengawal elite Raja Jiwa, akhirnya berhadapan langsung sama Yhwach yang berusaha masuk ke Istana Kerajaan. Bankai mereka yang selama ini dianggap nyaris nggak terkalahkan pun akhirnya hancur di tangan Yhwach dan Royal Guard-nya.

Bagian paling berat, Ichibe mempercayakan Ichigo dan kawan-kawan buat melindungi Raja Jiwa, tapi karena trik licik Yhwach, justru Ichigo sendiri yang akhirnya menebas Raja Jiwa dengan pedangnya. Kematian ini langsung memicu efek domino. Tiga dunia mulai retak, dan Gotei 13 bersama sisa pasukan Quincy terpaksa bergerak ke Istana Kerajaan yang udah jatuh ke tangan Wandenreich dan berubah jadi "Wahr Welt".

Ini yang bikin saya angkat topi soal cara Kubo nulis klimaks di sini. Bukan soal siapa yang lebih kuat, tapi soal gimana pahlawan utamanya sendiri jadi alat tanpa sadar dari rencana licik villain-nya. Ichigo nggak kalah karena kurang kuat, dia dimanipulasi habis-habisan. Itu jauh lebih pahit dibanding formula "kerja keras terus menang" yang biasa dipakai shonen.

Pertarungan puncak Ichigo lawan Yhwach sendiri kelihatannya masih disimpan buat episode-episode terakhir sebelum tamat 26 September. Yang bikin duel ini unik dibanding final battle shonen lain adalah kekuatan Yhwach yang disebut The Almighty, kemampuan yang bikin dia bisa ngelihat sekaligus mengubah kemungkinan masa depan.

Ini semacam anti-tesis dari formula shonen klasik "percaya diri dan menang". Ichigo nggak lagi ngelawan musuh yang sekadar lebih kuat secara fisik, tapi musuh yang secara konsep udah tahu duluan gimana caranya dia bakal menang. Saya penasaran gimana Kubo nyelesain ini tanpa kesannya asal comot jurus baru di detik terakhir, apalagi dengan materi orisinal yang katanya bakal ditambahin di cour ini.

Selain duel utama, saya juga berharap sisa episode ngasih ruang buat closure karakter pendukung yang selama ini banyak berkorban: Uryu dengan posisi rumitnya sebagai Quincy terakhir yang berpihak ke Soul Society, Chad yang jarang dapat sorotan padahal udah lama setia, sampai isyarat hubungan Ichigo dan Orihime yang digantung cukup lama.

Bleach Nggak Akan Selesai di Sini

Yang bikin momen ini makin spesial, franchise Bleach kelihatannya nggak berhenti begitu TYBW tamat. Game mobile baru berjudul Bleach: Mirrors High pertama kali diumumkan di Jump Festa 2026 akhir tahun lalu, dan ceritanya emang disebut lanjut persis setelah TYBW kelar. Belakangan di Anime Expo 2026, Bandai Namco ngungkap dua karakter protagonis baru rancangan Kubo sendiri, Shirin Migishima dan Shirane Sanari, terus disusul tiga karakter anggota regu baru lainnya lewat trailer terpisah, yaitu Naru Jurinna, Giro Hando, dan Maiko Tokishima. Total ada lima wajah baru rancangan Kubo buat game ini.

Belum lagi materi pendamping resmi kayak WE DO knot ALWAYS LOVE YOU dan Can't Fear Your Own World, yang sebagian isinya (termasuk soal sejarah Raja Jiwa dan rencana Ichibe menyiapkan Ichigo sebagai calon pengganti) udah mulai diselipkan sebagai adegan orisinal di anime TYBW. Ada juga rumor yang beredar soal Kubo yang katanya lagi menyiapkan pengembangan dari one-shot No Breaths From Hell, cerita yang berlatar tahun-tahun setelah Blood War berakhir.

Buat saya, semua sinyal ini nunjukkin satu hal: dunia Bleach lagi masuk babak baru, bukan sekadar ditutup dengan nostalgia semata.

Penutup

Sepuluh tahun nunggu ending yang layak buat salah satu arc paling kontroversial di sejarah Bleach, dan sekarang kita lagi ada di tengah-tengah proses itu beneran kejadian. Saya sendiri masih nunggu gimana lima episode terakhir bakal ngebungkus semuanya.

Menurut kamu gimana? Apa Ichigo bakal nemuin cara ngalahin kekuatan yang bisa baca masa depan tanpa kesannya deus ex machina? Dan karakter mana yang paling kamu harap dapat momen penutup yang layak sebelum 26 September nanti? Share teori kamu di kolom komentar.

Bagaimana reaksimu setelah membaca artikel ini?

Bagikan Artikel

Komentar

Belum ada komentar. Jadi yang pertama berkomentar!