Game AAA yang Wajib Masuk Wishlist Steam Kamu Sebelum 2026 Berakhir

Gaming••8 min read
Game AAA yang Wajib Masuk Wishlist Steam Kamu Sebelum 2026 Berakhir

Kalau kamu buka Steam belakangan ini dan merasa daftar wishlist-mu makin nggak terkendali, kamu nggak sendirian. Sisa 2026 ini emang gila-gilaan padat, dan ironisnya bukan karena kekurangan game bagus, tapi justru karena kebanyakan. Publisher besar rame-rame merapatkan barisan di September-Oktober buat menghindari tabrakan sama GTA 6 di November, dan efeknya jendela beberapa minggu ke depan jadi salah satu periode rilis paling padat yang pernah saya lihat dalam satu musim.

Masalahnya, dompet kita nggak seelastis itu. Makanya saya coba saring dari tumpukan rilisan yang ada, dan kasih kamu lima pilihan yang menurut saya paling layak masuk radar—bukan cuma karena hype-nya besar, tapi karena masing-masing menawarkan sesuatu yang beda satu sama lain.

Kriteria Saya Milih: Variasi Genre dan Platform, Bukan Cuma Nama Besar

Sebelum masuk ke daftar, saya mau jujur soal cara saya milih. Saya sengaja nggak bikin daftar isinya cuma "game paling di-hype minggu ini", karena kalau gitu caranya, isinya bakal itu-itu aja dan nggak banyak membantu kamu ambil keputusan beli. Tiga kriteria yang saya pegang:

  1. Variasi genre—biar kamu yang suka RPG, horor, action cepat, atau multiplayer sama-sama kebagian rekomendasi
  2. Variasi platform—biar pemilik PC, PS5, Xbox, sampai Switch 2 semua punya alasan buat wishlist
  3. Kepastian rilis—saya prioritaskan game yang tanggalnya sudah dikonfirmasi resmi atau minimal sudah gold, bukan sekadar rumor forum

Dengan tiga filter itu, ini lima pilihan saya.

1. The Blood of Dawnwalker — Buat Kamu yang Kangen RPG Sekelas Witcher

The Blood of Dawnwalker
  • Genre: Dark fantasy action RPG, open world
  • Rilis: 3 September 2026
  • Platform: PC (Steam), PS5, Xbox Series X|S

Rebel Wolves dibentuk oleh sekumpulan developer eks-CD Projekt Red yang dulu ikut menggarap The Witcher 3, jadi pedigree studio ini jelas bukan main-main. The Blood of Dawnwalker menaruh kamu sebagai Coen, seorang "Dawnwalker" setengah manusia setengah vampir yang cuma punya waktu 30 hari untuk menyelamatkan keluarganya dari cengkeraman lord vampir Brencis di lembah Vale Sangora.

Yang bikin saya excited bukan cuma settingnya yang mengambil folklor Balkan dan Rumania yang jarang diangkat, tapi juga mekanik siang-malamnya: siang kamu bertarung sebagai manusia dengan pedang, malam kamu jadi versi vampir yang jauh lebih brutal. Game ini sudah dinyatakan gold sejak pertengahan Juli, jadi risiko penundaan mendadak kelihatannya kecil banget.

2. Onimusha: Way of the Sword — Comeback 20 Tahun yang Bikin Saya Merinding

Onimusha: Way of the Sword
  • Genre: Action samurai, dark fantasy
  • Rilis: 4 September 2026
  • Platform: PS5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, PC (Steam & Epic Games)

Buat kamu yang cukup umur buat inget PS2, nama Onimusha pasti langsung memicu nostalgia. Setelah dua dekade vakum, Capcom akhirnya menghidupkan kembali waralaba ini lewat Way of the Sword, dengan Miyamoto Musashi sebagai protagonis yang menjelajahi Kyoto era Edo yang terselimuti kabut Malice dan dipenuhi monster Genma.

Yang menarik, Capcom justru memajukan tanggal rilisnya tiga minggu lebih cepat dari jadwal semula, sebuah keputusan yang jarang terjadi di industri yang biasanya lebih akrab dengan berita penundaan. Buat saya, ini sinyal kepercayaan diri yang kuat dari tim development. Ditambah lagi, ini satu-satunya game di daftar ini yang tersedia di hampir semua platform sekaligus, termasuk Switch 2—jadi siapa pun kamu, kemungkinan besar bisa memainkannya.

3. Silent Hill: Townfall — Comeback Horor yang Pindah Benua

Silent Hill: Townfall
  • Genre: Psychological horror, first-person
  • Rilis: 24 September 2026
  • Platform: PS5, PC (Steam & Epic Games)

Setelah Silent Hill 2 Remake di 2024 dan Silent Hill f di 2025, Konami melanjutkan tren comeback horor psikologis mereka lewat Townfall—kali ini meninggalkan setting kota Silent Hill yang legendaris dan membawa kita ke St. Amelia, Skotlandia. Kamu berperan sebagai Simon Ordell yang berulang kali terbangun di dekat dermaga tanpa ingatan jelas kenapa dia ada di sana.

Perubahan paling signifikan dari game ini adalah sudut pandang first-person penuh, berbeda dari gaya third-person klasik seri Silent Hill. Dikembangkan oleh Screen Burn (dulunya No Code) dan diterbitkan bareng Annapurna Interactive, game ini lebih menitikberatkan ke stealth dan tekanan psikologis lewat perangkat CRTV genggam ketimbang aksi tembak-menembak ala Resident Evil. Catatan penting: sejauh ini game ini eksklusif PS5 dan PC, jadi pemain Xbox harus gigit jari dulu.

4. Phantom Blade Zero — Wuxia Kungfupunk yang Sempat Bikin Saya Was-was

Phantom Blade Zero
  • Genre: Action RPG, wuxia, souls-like
  • Rilis: 29 Oktober 2026 (mundur dari rencana awal 9 September)
  • Platform: PS5, PC (Steam & Epic Games)

Kalau kamu suka Black Myth: Wukong tapi pengen sesuatu yang settingnya lebih kelam dan brutal, Phantom Blade Zero layak kamu taruh di posisi atas wishlist. Kamu memerankan Soul, seorang pembunuh bayaran yang difitnah membunuh gurunya sendiri dan cuma punya sisa 66 hari untuk hidup akibat luka fatal di jantungnya, sambil berusaha membongkar konspirasi yang melilit dunia persilatan atau Wulin.

Saya sempat agak khawatir waktu game ini mundur 50 hari dari tanggal semula, tapi developer S-GAME menyebut penundaan ini murni buat polish tambahan, bukan masalah fundamental. Satu hal yang perlu kamu catat: versi PS5 game ini punya klausul eksklusivitas konsol 12 bulan, jadi kalau kamu pemain Xbox, siap-siap nunggu sampai setidaknya Oktober 2027 untuk versi konsol Microsoft.

5. The Duskbloods — Taruhan Terbesar Saya di Daftar Ini

The Duskbloods
  • Genre: Multiplayer action RPG, PvPvE dark fantasy
  • Rilis: Dikonfirmasi 2026, tanggal pasti belum diumumkan (network test 21-24 Agustus 2026)
  • Platform: Nintendo Switch 2 (eksklusif)

Ini satu-satunya entri di daftar saya yang belum punya tanggal pasti, tapi saya tetap masukkan karena datang dari FromSoftware, studio di balik Dark Souls dan Elden Ring, dan disutradarai langsung oleh Hidetaka Miyazaki. The Duskbloods adalah game multiplayer PvPvE untuk delapan pemain sekaligus, dengan kamu memilih salah satu dari belasan karakter vampir bernama Bloodsworn, masing-masing punya senjata dan kemampuan unik, buat bertarung di berbagai map bernuansa gothic Victorian yang gelap.

Kadokawa selaku induk perusahaan FromSoftware sudah menegaskan lewat laporan keuangan terbaru kalau game ini tetap akan rilis tahun ini, bukan mundur ke 2027 seperti yang sempat dikhawatirkan sebagian fans. Network test publik yang berlangsung pertengahan Agustus ini kemungkinan besar jadi indikasi kuat kalau pengumuman tanggal pasti sudah dekat. Buat kamu pemilik Switch 2 yang kehausan game eksklusif berat, ini salah satu taruhan paling menarik sisa tahun ini.

Catatan Platform: Siapa Dapat Apa

Biar kamu nggak salah checklist, ini rangkuman cepatnya:

  • PC: Kebagian jatah paling lengkap—kelima game di daftar ini bisa dimainkan di PC, meski The Duskbloods masih eksklusif Switch 2 untuk saat ini
  • PS5: Juga kebagian semua judul di daftar ini tanpa terkecuali
  • Xbox Series X|S: Cuma kebagian The Blood of Dawnwalker dan Onimusha: Way of the Sword—dua yang lain (Silent Hill: Townfall dan Phantom Blade Zero) belum atau tidak akan hadir di Xbox dalam waktu dekat
  • Nintendo Switch 2: Kebagian Onimusha: Way of the Sword dan tentu saja The Duskbloods sebagai eksklusif penuh

Kalau kamu pemain Xbox murni, jujur saja, musim ini agak kurang ramah buatmu dibanding pemain PC atau PS5. Tapi dua judul yang tersedia tetap solid buat mengisi waktu.

Strategi Budgeting: Gimana Kalau Nggak Bisa Beli Semua?

Realistisnya, jarang ada yang punya budget buat nebus lima game AAA sekaligus dalam rentang dua bulan. Ini strategi yang biasa saya pakai sendiri buat memilah prioritas:

  • Prioritaskan yang paling sesuai selera genre kamu dulu. Kalau kamu tipe pemain RPG naratif yang suka menyelami dunia dan pilihan cerita, Blood of Dawnwalker jelas didahulukan. Kalau kamu lebih suka aksi cepat penuh kombo, Onimusha atau Phantom Blade Zero lebih masuk akal.
  • Manfaatkan jarak rilis buat menyicil. Karena rilisnya tersebar dari awal September sampai akhir Oktober, kamu nggak harus beli semua di hari yang sama. Beli satu, nikmati dulu, baru alokasikan budget buat yang berikutnya.
  • Tunggu game yang belum jelas tanggalnya. The Duskbloods belum punya tanggal pasti, jadi wajar kalau kamu taruh dia di posisi "wishlist dan pantau" dulu ketimbang buru-buru menyisihkan budget sekarang.
  • Cek harga bundel Xbox Play Anywhere kalau kamu multi-device. Beberapa judul seperti Blood of Dawnwalker mendukung Xbox Play Anywhere, artinya satu pembelian bisa dimainkan di konsol maupun PC tanpa bayar dua kali.
  • Jangan lupa slot buat GTA 6. Karena bagaimanapun, November nanti tetap akan menyedot budget game paling besar tahun ini, jadi sisakan ruang di dompetmu buat itu.

Pada akhirnya, sisa 2026 ini bakal jadi salah satu musim rilis paling menguras kantong yang pernah ada. Tapi kalau harus melihat sisi positifnya, jarang-jarang kita dapat variasi genre sebagus ini dalam waktu berdekatan—dari vampir, samurai, horor psikologis, sampai wuxia, semuanya tersedia buat kamu pilih sesuai mood.

Kalau kamu masih nyari opsi buat mengisi waktu sambil nunggu semua rilisan besar ini, jangan lupa cek juga Game Offline Android Terpopuler Agustus 2026 buat pilihan yang lebih ringan di kantong dan kuota!

Bagaimana reaksimu setelah membaca artikel ini?

Bagikan Artikel

Komentar

Belum ada komentar. Jadi yang pertama berkomentar!